Andai jarak
bumi lebih jauh atau lebih dekat, andai bumi ini tidak berevolusi dengan
kemiringan 23o, dan tetes hujan tak jatuh dengan kecepatan dan
bentuk terukur, andai pelindung magnetik tak pernah ada, andai atmosfer hilang
dari udara, andai Allah tak memasangkan bulan dengan bumi, andai ledakan besar
(big-bang) yang menjadi awal terjadinya alam semesta terlambat satu detik, maka
tak akan pernah ada kehidupan. Sungguh maha sempurna Allah, Dzat yang menciptakan
alam semesta ini dengan perhitungan dan “penyetelan” yang sangat cermat,
teliti, dan rumit serta terukur.







