Awalnya dia hanyalah makhluk yang sangat kecil. Rumahnya tak lebih besar daripada sebutir merica. Begitu keluar dari rumahnya, dia akan langsung mencari makan. Tak tanggung-tanggung, makannya sangat banyak sekali. Seluruh tubuhnya seolah-olah hanya terpenuhi dengan makanan. Banyak orang tak suka dengan sifat rakusnya tersebut, selain karena tubuhnya yang membuat orang merasa jijik. Namun, setelah beberapa hari, dia seolah menyadari perbuatannya. Dia bertapa di dalam sebuah rumah barunya. Dia tidak makan juga tidak minum.Setelah berhari-hari menjalani pertapaannya, dia keluar dari rumahnya dalam wujud barunya. Wujud yang jauh berbeda dari sebelumnya. Tubuhnya menjadi sangat indah dan elok, membuat orang terpesona saat melihatnya. Dia menari-nari dari satu bunga ke bunga lain.






